Showing posts with label CASA. Show all posts
Showing posts with label CASA. Show all posts

Friday, March 23, 2012

I Reformed It Become The Slim One!



Nggak terasa kepengurusan CASA kami tinggal sebentar. Nggak lama lagi kita akan lepas jabatan, hanya soal waktu. Setelah itu kendali klub astronomi ini pun menjadi milik adek kelas 4.

Walaupun begitu, gue ngerasa kami belum ada apa-apanya, belum ada kerjanya. Buktinya belum ada perubahan yang signifikan sejak gue dilantik sampe masa sekarang. Kegiatan rutin harian pun rasanya lebih sering kosongnya ketimbang adanya. Gue ngerasa kurang bertanggung jawab soal ini.

Sunday, August 21, 2011

Kajian ash-Shiyam 27 Sya'ban 1431 H


Oleh Ust. Budi Prasetyo, M. Ag. (alm)
Dewan Kyai PPMI Assalaam


Kalau kalian sakit atau sedang dalam perjalanan, maka laksanakan puasa pada hari lain selain Ramadhan. Tapi ada syaratnya. Perjalanan harus ekstrim. Misalnya: naik kuda dari Surabaya ke Jakarta. Tapi itu dulu. Sekarang tidak ada yang namanya perjalanan ekstrim. Jakarta ke Jayapura pun tak perlu tenaga ekstra. Jadi, kalau ada orang tidak puasa karena dalam perjalanan, itu aneh.

Kalau antum tidak puasa Ramadhan, wajib untuk mengganti hari yang lain. Kalau sedang sakit yang tidak mungkin sembuh, wajib untuk membayar fidyah (memberi makan untuk orang miskin setiap hari).

Friday, August 19, 2011

Masuk SCTV


Sabtu, 6 Agustus 2011

Ini adalah sebuah keajaiban. Anak pondok masuk tivi.

Yalah Adnan mengumpulkan kami di serambi selatan masjid, sesaat setelah sholat Ashar. Beliau menginstruksikan kami beberapa perintah khusus yang hanya dipahami anggota CASA | Club Astronomi Santri Assalaam. Tak lama kemudian, seluruh anggota CASA kelas 4 dan 5 berkerumun di depan gue. Yalah Adnan pun minta diri mau ke kantor direktorat.

Gua pun membuka halaqoh dan mendoktrin mereka bahwa acara nanti adalah buka bersama CASA di Anjungan Lantai 6 Assalaam Center. Tak lupa gua juga bagi-bagi tugas sama mereka, sebagian ke direktorat untuk ngambil jam digital, sebagian ikut gue ke resto buat ngambil ta'jil.

Acara dimulai jam 16.35 ketika Faisal Ridho membuka halaqoh dengan muka terpaksa. Yalah Adnan sedang masang teleskop Vixen putih punya Assalaam. Faisal kehabisan kata dan kemudian langusng diambil alih oleh Luqman. Ia berkata sedikit namun juga kehabisan kata tapi langsung diserahkan kepada Ust. AR pembimbing kami yang waktu itu baru datang dari bawah.

Sesudah salam khas Pak AR, beliau langsung berbicara banyak tentang astronomi. Kemudian katanya, teleskop itu mau diarahkan ke bulan dan ke matahari karena matahari di barat dan bulan di atas kepala kita.

Setengah jam kemudian, datanglah seorang kru SCTV dengan handycam di tangan, merekam segala aktivitas kami. Teleskop, anak kelas 4, Pak AR, semuanya terekam bagus. Faisal pun diwawancarai lebih lanjut mengenai CASA dan kegiatan ini. Adzan Maghrib. Buka bersama di lantai enam pun dimulai.

Back to Home

Pelantikan Pengurus Baru


Ahad, 31 Juli 2011
1 Ramadhan 1432 H


Bakda Maghrib. Ini ceritanya seluruh satri lagi berebut menuhi resto buat makan malam. Soalnya kan ini tanggal 1 Ramadhan.

Lain lagi dengan peserta Ru'yatul Hilal tadi sore. Semuanya dipaksa berkumpul di depan mimbat satu di Masjid Assalaam.

Langsung saja semua santri yang naik ke lantai enam tiba-tiba berkerumun di depan Akhina Fahrizal yang tiba-tiba angkat suara dan dengan eksklusifnya membuka acara pelantikan yang sebenarnya tidak perlu ini.

Kemudian setelah basa-basi pembukaan ini-itu, tibalah saatnya Fahrizal dan Fakhri memanggil nama calon ketua dan wakil CASA | Club Astronomi Santri Assalaam periode tahun ini.

Kelas XI IPA 3 SMA !
Asal Cilacap !!

Fahrizal sekali lagi dengan gaya eksklusifnya berbicara di depan umum bahwasanya calon ketua dan wakil ini akan menjabat satu tahun ke depan. Jujur saja, saya sebenarnya nggak sanggup dan merasa terhinakan karena seharusnya ada kang Achnu Arifudin atau bos eksekutif Rasyad Alkautsar yang sebenarnya lebih pantas dan lebih senior untuk menjadi ketua CASA daripada penulis blog ini. Tapi ternyata nolak itu tidak diperbolehkan.

After that, there was a small ceremonial. Tukerin pin antar generasi. Fahrizal dengan pedenya memasang pin di jas Luqman, Fahri juga ke Faisal. Lalu ada sambutan singkat dari ketua CASA yang baru berumur 10 detik itu. Dia berterima kasih kepada seluruh komponen yang hadir di dalam Ru'yatul Hilal dan kemudian berharap kepada seluruh anggota CASA untuk ke-istiqomah-an dalam astronomi dan pelurusan niat mengikuti CASA. Tak hanya itu, dia juga berpesan kepada rekan-rekan setim CASA agar bisa mendukung dan berpartisipasi penuh dalam organisasi ini. Di penutup pidatonya ia menghimbau kepada seluruh yang hadir agar tetap menjaga ghiroh keilmuan astronomi dan ilmu yang lain demi menggali ilmu kauniyahnya Allah SWT.

Tak disangka sudah adzan Isya dan anak-anak pun bubar. Kami (Luqman dan Faisal) memberikan pin Ru'yah Hilal kami kepada mereka berdua.
 
Back to Home

Thursday, August 18, 2011

Ru'yatul Hilal Awal Ramadhan 1432 H


Ahad, 31 Juli 2011
30 Sya'ban 1432



Latihan perdana CASA | Club Astronomi Santri Assalaam kepengurusan baru. Sekalian pertama kali CASA seumur hidup latihan di Anjungan Lantai 6 Assalaam Center.




Acara ini (tepatnya acara karena kurang pantas disebut latihan) mulai pukul 16.30, dibuka oleh Ust. Muslim Ridho, S. Sos. selaku MC. Pesertanya macam-macam. Dari Assalaam ada 60 santriwan plus 80 santriwati (kata Ust. AR). 60 orang itu dipilih sama Yalah Fahri, gua sendiri, sama si Faisal.

CASA | Club Astronomi Santri Assalaam

 

CASA (Club Astronomi Santri Assalaam) berdiri bertepatan dengan salah satu event besar Astronomi Dunia yakni AstroDay 2005 yang diperingati di Assalaam pada Sabtu, 16 April 2005, bertempat di kantor Assalaam lantai II.

Pendiri CASA adalah Ustadz AR Sugeng Riyadi dan Ustadz Budi Prasetyo (alm). Dua ustadz ini memiliki banyak kesamaan; sama-sama alumni Assalaam, sama-sama berasal dari Salatiga, sama-sama punya hobi melihat langit khususnya di malam hari. Nah, berawal dari kesamaan-kesamaan itulah suatu kali ustadz Budi menawarkan kepada ustadz AR, ‘Bagaimana kalau kita lihat hilal pakai teleskop lab?’. Langsung dijawab oleh ustadz AR, ‘Apa kelihatan ya..?’.

Sungguh sebuah jawaban yang lugu, ya…karena saat itu kegiatan semisal ru’yatul hilal memang belum menjadi hal yang dibiasakan di masyarakat, jadi pakai teleskop pun khawatir tidak kelihatan. Menyadari bahwa masyarakat harus dibiasakan pada hal-hal yang berhubungan langsung dengan ibadah, seperti misalnya menentukan awal bulan Ramadhan, bulan Syawwal, dan bulan Dzul-Hijjah. Bahkan tidak hanya itu, tetapi juga mengetahui kapan awal setiap bulan hijriyah dan ke arah mana kita mesti menghadapkan wajah ketika sholat fardlu yang lima setiap harinya. Maka upaya nyata ke arah itu harus diwujudkan.

Menyadarkan masyarakat tidaklah mudah, maka harus dimulai dari skup yang lebih kecil dahulu, inilah latar belakang berdirinya CASA (Club Astronomi Santri Assalaam). Dengan CASA kesadaran universal santri akan alam semesta diharapkan meningkat dan semakin hari semakin mampu mengimplementasikannya khususnya dalam kehidupan beragama.

CASA memiliki Logo. Logo ini sebagai simbol dan tanda bagi setiap anggota dan kapan serta dimana CASA mengadakan event. Logo CASA mencerminkan semangat keilmuan dan universalitas. Logo CASA, sepenuhnya didesain oleh ustadz AR. Tidak sulit mencermati makna logo CASA.



Logo ini berbentuk lingkaran yang berarti alam semesta adalah laksana lingkaran yang selalu bergerak melingkar. Seluruh materi di alam raya ini sejak yang paling kecil (mikrokosmos) sampai yang paling besar (makrokosmos) selalu dan senantiasa melakukan gerakan melingkar. Selalu bertasbih ke hadirat Ilahi Rabbi.