Sunday, June 18, 2017

First Day in Tokyo


Somewhere in Shinjuku
Setelah tidur 5 jam, akhirnya kita (aku dan 2 anak AIESEC, Hiro sama Hashi) bangun. Kami tidur di bangku tempat hall kedatangan di Haneda. Rencana kita pagi itu adalah nyari SIM, dan ambil kunci kos di kantor Sakura House.

Pertama kita pergi ke BIC CAMERA buat nyari SIM card. Best deal yang bisa kita dapet adalah perdana Docomo 5 GB buat masa berlaku 3 minggu. Daaaan, harganya 3477 yen = ~416 ribu IDR. Ini harga paling bagus yang bisa kita dapet karena yang lain jauh lebih mahal lagi. Aku akhirnya ambil 2 paket data ini soalnya bakal di Jepang 6 minggu.

Trip to Japan!




Halo semuanya! Setelah sekian lama nggak ngeblog, aku rasa ini saat yang tepat buat ngeblog lagi.

Sebelumnya, perkenalkan aku anak Teknik Informatika tingkat 4 di Institut Teknologi Bandung angkatan 2013.

Kali ini aku mendapat kesempatan tinggal selama 6 minggu di Jepang untuk internship program dari AIESEC di sebuah perusahaan bernama Multibook sebagai software developer. Aku bakal tinggal di Tokyo Metropolitan, ibukota Jepang, di daerah Shibuya. Ini bakal jadi pertama kalinya aku tinggal cukup lama di negara orang. Sebelumnya aku pernah ke Singapur dan Filipina, tapi hanya untuk beberapa hari. So, it will be a fun journey!

Monday, August 15, 2016

Buat Apa


Buat apa memikirkan sesuatu yang bahkan ia tidak memikirkanmu sama sekali?

Lupa Teknik Belajar? Ini Solusinya


Susah belajar? Merasa lambat memahami konsep baru? Takut ketinggalan karena merasa susah menyerap sesuatu?

www.mindtools.com
Solusinya simpel. Tuliskan di kertas. Buat diagram/tabel/mind map. Buat garis, lingkaran, persegi. Visualisasikan pikiranmu. Ingat, kertas! Kertas fisik. Bukan catat di HP/laptop/layar lainnya.

Layar membuat manusia malas. Teknologi menciptakan delusi. Kembali ke teknik belajar konvensional kalau ingin cepat belajar: mencatat.

Saturday, April 16, 2016

How to Create 3D Rubik Simulator in OpenGL - Get Started


Dengan membaca post ini, kalian akan menghemat waktu minimal 2 jam untuk googling apa fungsi yang diperlukan untuk membuat Rubik Simulator di OpenGL karena post ini udah diringkas secara spesifik khusus untuk tujuan membuat Rubik di OpenGL. So, ini pilihan kamu mau melanjutkan baca post ini secara intensif atau googling sendiri :p

Kita asumsikan dulu kita akan buat Rubik Simulator ini di platform mana. Saya menggunakan OpenGL default di Ubuntu 14.04. Asumsikan bahasa yang dipakai adalah C++.



Pertama-tama kita harus mengerti bagaimana cara kerja OpenGL.

Wednesday, August 20, 2014

Kehilangan Sikap Kritis


Euforia pemilu sudah lama lewat. Kita sudah masuk bulan Agustus di mana seharusnya gema pemilu mulai berkurang. Tapi ada satu hal yang harus disoroti karena rasa-rasanya ini bukan hal yang tidak penting.


Post kali ini akan merujuk kepada tulisan Bapak Muhamad Abdulkadir, dosen Kimia ITB. Beliau mengategorikan sumber berita menjadi beberapa kelompok. Selanjutnya sila baca link di bawah.


https://www.facebook.com/notes/muhamad-abdulkadir-martoprawiro/lima-kategori-sumber-berita/10152312951977861


Kalau Anda baca lebih teliti ke setiap kata tanpa terlewat, sebenarnya asal-usul Pak Kaka (panggilan Pak Abdulkadir) menulis notes tsb karena ada rekannya sesama akademisi men-share berita yang tidak jelas sumbernya, siapa penulis, kredibel atau tidak penerbit tulisan yg di share bersangkutan, bahkan tidak jelas valid atau tidaknya.


Ini sangat disayangkan bahwa sepertinya kritis sudah hampir punah. Padahal harusnya kritis itu gampang lho, apa sih susahnya ngecek berita yang wow dengan googling dengan kata kunci yang sama, trus mencari apa dari sumber yang lain mengatakan demikian, sebelum share sesuatu yang bombastis (menyangkut fitnah, aib, keburukan) di media sosial?


Terlambat


Terlambat itu wajar sih. Jangan pernah takut telat. Pamannya Spiderman pernah berkata :

"With great power, comes great responsibilites."
Okay, gak nyambung.

Yang jelas ada pepatah cina kuno yg bilang "Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali", atau dalam versi Inggrisnya yg sangat terkenal seantero galaksi "Better be late than never".


Dengan telat, berarti Anda masih memberikan kehadiran akan jiwa Anda. Dengan telat berarti masih ada respect, masih ada kepedulian, masih ada rasa ingin melengkapi, meskipun yang namanya telat ya tetep telat.


Tapi telat sama nggak telat itu sama aja. Waktunya aja yang beda. Kalau bisa telat, kenapa nggak? Ini juga berlaku untuk tunda-menunda urusan kerjaan. Kalau bisa ditunda, kenapa nggak? Kita hidup harus punya prinsip. Kalau prinsip kita hidup harus santai, ya santai aja, ga perlu terburu-buru kayak dikejar maling. Kalem lah, nikmati aja.


Juanda 484, Bdg

+858 mdpl
Ditemani segelas susu hangat